Pantang Pulang Sebelum Samgong

Selasa, 25 April 2017

TUGAS KE-2 ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN KASUS TEKNIK ELEKTRO : SISTEM PANEL KENDALI LIFT SCHINDLER BERBASIS PROGRAMMABLE LOGIC CONTROLLER

Program LIFT pada bahasa program PLC


1.  Lift standby
2.  Cek tombol
3.  Input pilih
4.    if pilih = ada perintah then
5.      cek posisi tombol dan lantai
6.         elseif pilih = ada perintah then
7.            cek tombol
8.    if pilih = posisi up then
9.       lift naik
10.      cek tujuan
11.   if pilih = posisi down then
12.      lift turun
13.      cek tujuan
14.         elseif pilih = posisi down then
15.           cek tombol
16.               elseif
17.   endif
18.     if pilih = sampai tujuan then
19.        pintu terbuka
20.          elseif = sampai tujuan then
21.            cek tombol
22.     if pilih = lift dimatikan then
23.        selesai
24.          elseif = lift standby then
25.          elseif then
26.          elseif
27.  endif
28.  endif


Keterangan : Ketika lift dalam kondisi normal, misalnya lift sedang standby pada lantai yang telah ditentukan kemudian ada yang menekan tombol panggilan luar, misalnya tombol Up maka program akan mengecek posisi level paling dekat dengan panggilan kemudian lift akan turun dan program akan cek tujuan dimana tombol tersebut ditekan. Apabila posisi level ditemukan lebih tinggi dari tombol yang ditekan maka lift akan naik dan program akan mengecek tujuan dimana tombol tersebut ditekan. Sebaliknya misalnya tombol Down yang ditekan maka program juga akan memproses urutan yang sama, tetapi apabila program tidak ada perintah atau dimatikan sesaat maka lift akan kembali ke posisi standby
Share:

Selasa, 28 Maret 2017

ALGORITMA DAN PEMOGRAMAN KASUS ELEKTRO : FLOWCHART LIFT




Penjelasan dari flowchart lift yang diatas adalah sebagai berikut:

  1. Untuk memulai suatu diagram alur atau sering kita sebut “Flowchart” adalah “START”
  2. Lalu setelah itu untuk memproses nya adalah lift selalu standby di tempat tersebut.
  3. Selanjutnya kita input data nya misalkan “Cek Tombol” pilihan anda
  4. Jika “Ada Perintah” NO maka lift loop, artinya lift tetap standby
  5. Namun jika “Ada Perintah YES maka anda menentukan “Tombol/Lantai” yang anda tuju.
  6. Jika anda memilih tombol “UP” maka lift akan “Naik”
  7. Jika anda memilih tombol “Down” maka lift akan turun, Namun jika memilih tombol “Down” maka lift akan loop arti nya lift akan tetap standby.
  8. Setelah itu adalah “Cek Tujuan” anda ingin ke lantai berapa? Misalkan lantai paling atas yaitu 5, maka pilih perintah tekan tombol 5. Jika YES maka lift akan “UP” artinya naik.
  9. Sesudah “Sampai Tujuan” lantai 5, maka jika YES “Pintu Terbuka”.
  10. Namun jika NO maka lift akan mengecek tujuan selanjutnya.
  11. Kalau sudah sampai tujuan, Kemudian jika  anda YES maka lift dimatikan, namun jika NO lift akan loop, arti nya lift akan tetap standby.
  12. Dan untuk mengakhiri diagram alur/flowchart maka kita wajib memberi perintah "END" yang artinya selesai.
Share:

Rabu, 02 November 2016

Ekonomi Teknik (Tugas softskill ke-4)





INTERNAL RATE OF RETURN (IRR)

Internal Rate of Return didefiniskan sebagai bunga rata-rata yang dibayarkan kepada saldo yang belum lunas dalam suatu pinjaman sehingga saldo yang belum dibayarkan tersebut secara berkala sama dengan nol pada akhir pembayaran.

Dalam perhitungan Rate of Return,kita dapat menggunakan persamaan-persamaan berikut:


Contoh Kasus : 
Sebuah investasi sebesar $10,000 dapat ditanamkan pada sebuah proyek yang akan memberikan penerimaan tahunan $5,310 selama 5 tahun dan mempunyai nilai sisa $2,000. Pengeluaran tahunan $3,000 untuk operasi dan pemeliharaan. Perusahaan akan menerima proyek apapun yang memberikan “hasil” 10% atau lebih sebelum dikurangi pajak. e = MARR = 20%/tahun. Berdasarkan metode ERR apakah investasi tersebut layak dilakukan?
Penyelesaian
25,000(F/P,i’%,5) = 8,000 (F/A, 20%, 5) + 5,000
(F/P, i’%, 5) = 64,532.80/25,000 = 2.5813
i’% = 20.88%
Karena i’ > MARR, maka investasi layak dilakukan
Net Present Value (NPV)
NET PRESENT VALUE adalah selisih uang yang diterima dan uang yang dikeluarkan dengan memperhatikan time value of money.  
Rumus time value of money yang present value adalah untuk mengetahui nilai uang saat ini. Oleh karena uang tersebut akan diterima di masa depan, kita harus mengetahui berapa nilainya jika kita terima sekarang. 


Bila…
Berarti…
Maka…
NPV>0
Investasi yang dilakukan memberikan manfaat bagi perusahaan
Proyek bisa dijalankan
NPV<0
Investasi yang dilakukan akan mengakibatkan kerugian bagi perusahaan
Proyek ditolak
NPV=0
Investasi yang dilakukan tidak mengakibatkan perusahaan untung ataupun merugi
Kalau proyek dilaksanakan atau tidak dilaksanakan tidak berpengaruh pada keuangan perusahaan. Keputusan harus ditetapkan dengan menggunakan kriteria lain misalnya dampak investasi terhadap positioning perusahaan.

Contoh kasus:

A pada hari ini mendapat pinjaman dari B sebanyak Rp 100 juta yang ingin saya investasikan selama satu tahun. Ada 3 pilihan bagi saya untuk menanamkan uang saya tersebut, yaitu :
1. Deposito 12 bulan dengan bunga 8%/thn,
2. Beli rumah lalu dikontrakkan Rp 10 jt/thn untuk kemudian semoga bisa dijual di akhir tahun dengan harga Rp 150 juta,
3. Beli emas sekarang dan dijual akhir tahun.
Agar dapat lebih mudah memilih investasi yang paling menguntungkan, A ingin tahu berapa sih nilai sekarang dari hasil investasi untuk masing-masing pilihan? Atau dengan kata lain, berapa rupiahkan uang yang akan A terima dari masing-masing pilihan investasi seandainya hasil investasi tsb A terima sekarang, bukannya satu tahun kedepan?NPV digunakan untuk menjawab pertanyaan ini.
NPV merupakan hasil penjumlahan PV pengeluaran untuk investasi dan PV penerimaan dari hasil investasi.

Rumus untuk menghitung Present Value adalah :
PV = C1 / (1 + r)
Dimana C1 = Uang yang akan diterima di tahun ke-1.
r = Discount rate/ opportunity cost of capital.
Tingkat pengembalian/hasil investasi (%) dari investasi yang sebanding.
Sedangkan rumus untuk menghitung NPV adalah :
NPV = C0 + ( C1 / (1 + r))
Dimana C0 = Jumlah uang yang diinvestasikan (karena ini adalah pengeluaran, maka menggunakan bilangan negatif).
Untuk menghitung NPV Deposito, saya menggunakan discount rate (r) sebesar 4 %. Angka ini saya ambil dari tingkat bunga tabungan.
Jadi ,
NPV Deposito = (-100 jt) + (108 jt / ( 1 + 0,04 ))
= (- 100 juta) + 103,85 juta
= 3,85 juta
Untuk menghitung NPV Rumah, saya gunakan discount rate 12 % untuk mengakomodasi tingkat risiko.
NPV Rumah = (- 100 jt + 10 jt) + (150 jt / ( 1 + 0,12))
= ( - 90 jt) + 133,93 jt
= 43,93 jt
Untuk menghitung NPV Emas, discount rate-nya 0 %, karena emas meskipun berfungsi sebagai store of value / alat penyimpan kekayaan, emas tidak memberikan hasil.
NPV Emas = (- 100 jt) + ( 100 Jt / (1 + 0,00))
= 0 jt
Untuk berikutnya mari ita coba menghitung harga emas 10 tahun kemudian:
Harga Oktober 1998 adalah USD 300/oz dan harga Oktober 2008 adalah USD 900/oz.
Dengan penghitungan sederhana, saya peroleh rata-rata kenaikan harga emas adalah 20%/thn.
Jadi penghitungan ulang untuk NPV Emas adalah :
NPV Emas = ( -100 jt) + (120 jt / (1+0,00))
= (- 100 jt) + 120 jt
= 20 jt


reff : 
Google. http://easylearn2010.blogspot.co.id/2011/10/net-present-value-npv.html
Google.https://fauzanagam10.wordpress.com/2014/11/28/makalah-analisis-rate-of-return/.Diakses Pada 25 Oktober 2016.
Share:

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Universitas Gunadarma

Halaman

Food